Follow by Email

Sunday, July 17, 2016

Ketoconazole Krim 2% Generik

Ketoconazol merupakan fungistatikum ( penghambat pertumbuhan jamur ) dengan struktur imidazole pertama yang dapat digunakan secara oral (diminum) dan secara lokal (dioles). Spektrumnya mirip mikonazol dan meliputi banyak fungi  yang pathogen (penyebab penyakit) yaitu ragi, dermatofit, dan Pityrosporum ovale, namun tidak efektif terhadap infeksi oleh Aspergilus (Tjay dan Rahardja, 2015).
Krim adalah sediaan yang terdiri dari fase air dan minyak. Dengan tujuan agar bahan aktif farmasi ketokonazol dapat mebih meresap kedalam kulit, olesan tidak terlalu lengket, dan tidak langsung hilang jika terkena bilasan air.
Berdasarkan Permenkes RI NOMOR HK.02.02/MENKES/068/I/2010 yang dimaksud dengan Obat Generik adalah obat dengan nama resmi International Non Propietary Names (INN) yang telah ditetapkan dalam Farmakope Indonesia atau  buku standar lainnya untuk zat berkhasiat yang dikandungnya. Obat ini telah habis masa patennya sehingga dapat di produksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti, karena inilah kenapa obat generik cenderung lebih murah dengan tetap menjamin keamanan, khasiat, dan kualitas.
Khasiat
                Efektif digunakan secara lokal (dioles dikulit) untuk penyakit Tinea korporis, Tine kruris, Tinea manus, Tinea pedis yang disebakan infeksi jamur Trycophyton rubrum, Trycophyton mentagrophytes, Microsporum canis dan Epidermophyton flocosum dan juga untuk penyakit Kandidosis.
Keamanan
  • Dalam penggunaan lokal, ketokonazol krim mendapat pelabelan Peringatan No.3, yaitu ; Awas Obat Keras, hanya untuk bagian luar dari badan. 
  • Jika infeksi jamur terdapat pada membran mukosa seperti dalam mulut, dalam hidung, dan vagina, maka bentuk krim tidak cocok. Silahkan konsultasikan dengan dokter dan apoteker karena anda membutuhkan sediaan lain yang bisa berupa drop untuk mulut dan hidung, sediaan ovula untuk vagina, atau mungkin sediaan oral untuk diminum.
  • Karena dalam komposisinya terdapat fase minyak, maka ada kemungkinan timbul reaksi alergi (gatal, merah, ruam) meski kemungkinannya sangat kecil dan tidak berbahaya. Reaksi alergi bisa terjadi pada beberapa orang karena kandungan lanolin dan adeps lanae yang merupakan lemak hewani dari bulu domba. Jika terjadi alergi, pemakaian dihentikan dan dapat memilih produk lain tanpa kandungan lanolin dan adeps lanae.
Cara Pakai
Cuci tangan sebelum pakai dan setelah pakai, digunakan dengan cara dioles pada bagian kulit luar yang terinfeksi. 2- 4 kali sehari.
Beberapa Produsen dan perbandingan harga berdasar ISO Indonesia tahun 2010
Ketokonazole krim oleh Hexpharm jaya: 1 tube 5 gram 4.500, 1 tube 10 gram 5.700
Ketokonazol OGB Dexa: 1 tube 10 gram 6.600
Dapatkan secara legal
Berdasarkan Permenkes RI No 924 tahun 1993, Ketokonazol 2% termasuk golongan Obat Wajib Apotek, yaitu Obat Keras yang dapat diserahkan langsung oleh Apoteker dalam rangka swamedikasi. Dengan syarat penyerahan langsung oleh Apoteker maksimal 1 tube, atau 1 scalp botol.
Rekomendasi
  • Obat termasuk golongan Obat Wajib Apotek, yaitu Obat Keras yang dapat diserahkan langsung oleh Apoteker dalam rangka swamedikasi. Namun untuk memastikan obat digunakan secara tepat sebaiknya pengobatan ditetapkan berdasar atas diagnosa oleh dokter.
  • Untuk memastikan obat yang digunakan aman, efektif, dan berkualitas sebaiknya obat diperoleh dari apoteker yang memiliki SIPA (Surat Ijin Praktir Apoteker).
  • Agar obat tidak rusak, simpan pada suhu dibawah 30 Celsius.
  • Sebaiknya obat digunakan setelah mandi dan mengkeringkan tubuh karena adanya air dapat merusak sistem krim dan mengurangi efektitas.

 Pustaka 
  • Menteri Kesehatan., 1993. Permenkes RI NOMOR 924/MENKES/PER/X/1993 TENTANG DAFTAR OBAT WAJIB APOTEK NO 2. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta Indonesia
  • Menteri Kesehatan., 2010. Permenkes RI NOMOR HK.02.02/MENKES/068/I/2010 TENTANG KEWAJIBAN MENGGUNAKAN OBAT GENERIK DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN PEMERINTAH. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta Indonesia
  • Tjay, Tan Hoan. 2015. Obat-Obat Penting, Khasiat, Penggunaan dan Efek-efek Sampingnya. Gramedia. Jakarta
  • Ikatan Apoteker Indonesia. 2010. Informasi Spesialite Obat Indonesia. Penerbit Ikatan Apoteker Indonesia. Jakarta
By : Muhammad Huda S.Farm
Last Update : 7/18/2016 

“ Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari amanah kewenangan yang besar namun tidak berkapasitas dalam akhlak dan keilmuan “

No comments:

Post a Comment

Author

authorMuhammad Huda S.Farm.,Apt Licensed Pharmacist, Drug Reviewer, Google Adsense Publisher, and SEO Marketer
Learn More ?



LIKE AND SHARE