Follow by Email

Wednesday, August 31, 2016

Khasiat, Cara Penggunaan, dan Dosis Herba Seledri


Yang dimaksud dengan simplisia apii herba atau herba seledri adalah seluruh begian tanaman seledri yang berada diatas tanah yang telah dikeringkan, berasal dari tanaman Apium graveolens. suku Apiaceae.

Farmakologi 
Memiliki aktivitas diuretik / peluruh air seni, memacu enzim pencernaan, antireumatik, sedative, antihipertensi, dan antikolesterolemia. Percobaan pada hewan coba menujukkan adanya potensi hipotensif (menurunkan tekanan darah) dan potensi menurunkan kolesterol dan lipida.

Keamanan
  • Pada wanita hamil dan menyusui dapat mengganggu siklus menstruasi.
  • Adanya reaksi alergi, jika terjadi gatal-gatal dan ruam hentikan penggunaan.
  • Overdosis menyebabkan gejala perlambatan sistem syaraf seperti mengantuk.
  • Penggunaaan herba seledri segar lebih dari 200 gram sekali minum dapat menyebabkan penurunan darah secara tajam dan berbahaya.

Interaksi dengan Obat
  • Herba seledri dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan ( warfarin, heparin, aspirin, dalteparin, enoxaparin ) sehingga menguatkan efek antikoagulan ( peningkatan resiko pendrahan ). 
  • Herba seledri berinteraksi dengan obat klorpromazin dan tetrasiklin yang dapat meningkatkan efek fotosensitivitas.

Dosis berdasar penelitian
Herba kering 0,5-2,0 gram dibuat dekok (1:5) sehari tiga kali. Atau ekstrak cair 0,3-1,2 ml (1:1 dalam etanol 60%) sehari tiga kali.
Cara membuat dekok , baca disini...

Daftar Pustaka
Mun'im Abdul dan Hanani Endang. 2011. Fitoterapi Dasar. Dian Rakyat. Depok 
( Dirangkum dari berbagai jurnal penelitian)

By : Muhammad Huda S.Farm., Apt
Last edited : 7/29/2016

No comments:

Post a Comment

Author

authorMuhammad Huda S.Farm.,Apt Licensed Pharmacist, Drug Reviewer, Google Adsense Publisher, and SEO Marketer
Learn More ?



LIKE AND SHARE