Follow by Email

Friday, February 24, 2017

Review Produk Meditea untuk Kanker, HIV dan penyakit pada lanjut usia


Apa saja manfaat MediTea terhadap penderita kanker  ?
MediTea merupakan salah satu bentuk kepedulian serta dharma bhakti Universitas Airlangga kepada masyarakat, yang teah dipercaya sebagai pusat IPTEK bidang kesehatan dan obat. Mengigat semakin meningkatnya jumlah penderita kanker di Indonesia dewasa ini, Universitas Airlangga hadir ditengah masyarakat degan mempersembahkan MediTea untuk membantu para penderita kanker dan penyakit degenerative lainnya untuk mendapatkan kesembuhannya
MediTea terbuat dari teh (Camelia sinensis) asli tanpa campuran senyawa aktif lainnya dan diekstraksi sedemikian rupa sehingga memilikikandungan (-)-epigalokatekin galat (EGCG) yang tinggi. EGCG ini dalam berbagai penelitian telah terbukti sangat bermanfaat bagi pencgahan maupun penyembuhan kanker. EGCG memiliki aktifitas antioksidan 100 kali vitamin C atau 25 kali vitamin E untuk mempertahankan agar badan tetap sehat. Kajian secara epidemiologis menunjukkan bahwa bahwa penggunaan teh hijau di masyarakat secara terus menerus dapat berfungsi sebagai cancer chemoprevention (pencegahan kanker) mupun cancer therapy (pengobatan kanker) di berbagai negara seperti di China (Yuan, 2013), Jepang (Iwasaki et al., 2010) maupun negara-negara lain di dunia.
Oleh karena itu, teh hijau memiliki prospek yang kuat untuk dapat digunakan sebagai program nasional menurunkan kejadian kanker di Indonesia sesuai dengan cita-cita kami. Teh hijau telah terbukti dapat digunakan untuk mengobati kanker pada berbagai stadium, bahkan dalam keadaan metastasis sekalipun. Berbagai jenis kanker yang dilaporkan dapat dicegah atau diobati dengan menggunakan teh hijau antara lain kanker payudara (Iwasaki et al., 2010), kanker serviks (Zou et al., 2010), kanker usus (Hening et al., 2013), kanker paru ( Yuan, 2011), serta berbagai jenis kanker lainnya. Selain hal tersebut, MediTea juga memiliki khasiat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga sangat membantu untuk penyembuhan kanker (Purwanto, 2010).

Apakah MediTea boleh digunakan pada pasien yang mendapatkan radioterapi ataau kemoterpi ?
Herbal kemoterapi
Meditea terbuat dari teh hijau sangat baik digunakan oleh penderita kanker yang sedang menjalani radioterapi. EGCG dari MediTe akan bersinergi dan meningkatkan efektivitas pengobatan dengan menggunakan radioterpi, sehingga keberhasilan pengobatan semakin meningkat (Purwanto, 2011). Penggunaan MediTea bersamaan dengan kemoterapi jug sudah dipelajari (Zhang et al., 2012). Wang dan kawan-kawan telah meneliti bahwa terdapat peningkatan efektivitas kemoterapi dalam menyembuhkan kanker prostat (Wang et al., 2014). Hal ini membuktikan bahwa MediTea sangat baik digunakan untuk membantu meningkatkan penyembuhan kanker pada penderita yang sedang menjalani kemoterapi atau radioterapi. Dilaporkan bahwa penggunaan MediTea pada beberapa paien yang sedang mendapatkan kemoterapi ternyata dapat mengurangi efek sampig yang ditimbulkan. EGCG dari teh hijau secara molekuler juga terbukti meningkatkan sistem perbaikan DNA untuk menjaga dari kerusakan akibat paparan senyawa penyebab kanker (Purwanto, 2000).
Apakah MediTea hanya untuk kanker ?
MediTea tidak hanya dapat digunakan untuk kanker. Khasiat lain dari MediTea adalah dapat memperbaiki sistem imun tubuh, membant menyembuhkan HIV-AIDS, menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah tinggi, membantu dalam pengobatan diabetes serta penyakit degenerative lainnya. MeditEA juga dapat digunakan untuk menjaga kesegaran tubuh serta meningkatkn ketahanan terhadap serangan berbagai macam penyakit.

Apakah MediTea boleh diminum orang sehat atau wanita hamil ?
eh hijau meditea aman untuk ibu hamil
MediTea seperti minuman teh lainnya, boleh digunakan oleh orang sehat, ibu hamil, dan anak-anak. Kandungan EGCGnya yang tiggi baik sebagai antioksidan yang mencegah berbagai penyakit, akan tetapi disarankan agar menggunakan MediTea maksimum 1 sachet jika digunakan sebagai pencegahan.Sifat antioksidannya yang tinggi akan mencegah serangan radikal bebas pada sel-sel yang sehat. Hal ini akan menghindarkan kita dari kemungkinan timbulnya berbagai macam penyakit akibat terganggunya keseimbangan normal semua sistem yang ada di dalam tubuh. Itulah sebabnya MediTea tidak hanya baik untuk penderita darah tinggi tetapi baik pula untuk penderita darah rendah karena EGCG tidak menaikkan atau menurunkan tekanan darah tetapi menghilangkan penyebab dari terjadinya tekanan darah tinggi maupun darah rendah.

Apakah Keunggulan MediTea ?
meditea herbal untuk mengobati kanker

MediTea dibuat dengan bahan aktif dari teh hijau oleh pabrik yang hygienis dan memenuhi persyaratan CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dan dikemas dalam sachet berupa sserbuk siap minum yang mengandung sekitar 125 – 150 mg EGCG atau setara dengan 5 gelas teh hijau biasa.Kandungan EGCG yang tinggi ini membedakan MediTea dengan sediaan teh lainnya. Semua proses ekstraksi dan pembuatan sediaan telah dilakukan dengan cermat dan melalui penjminan mutu produksi sehingga senyawa aktifnya tidak rusak atau berubah menjadi senyawa lain.

Cara penyajian
kanker sembuh dengan meditea

Meditea disajikan dengan cara dituangkan pada satu gelas atau cangkir yang telah berisi air panas atau dingin. Semakin tinggi suhu air yang digunakan untuk menyeduh Meditea, warnaa semakin cokelat karena terjadi perubahan warna tannin yang ada di dalam teh. Apabila MediTea dilarutkan ke dalam air dingin, warna mula-mula coklat muda, lalu berubah menjadi gelap menuju coklat merah. Hal ini sama sekali tidak menurunkan khasiat dari MediTea. Meditea dapat diminum pada keadaan hangat maupun dingin tanpa mempengaruhi khasiatnya. Penggunaaan logam sbaiknya dihindari karena MediTea mudah teroksidasi.
Penyiapan minuman MediTea ;
  • Buka bungkus sachet MediTea
  • Campur dengan air hangat dan aduk denga sendok melamin, sebaiknya jangan menggunakan sendok logam
  • Aduk hingga tercampur tunggu hingga 1-2 menit agar tercampur sempurna. Minum selagi masih kondisi hangat atau boleh dalam kondisi dingin.
  • MediTea tidak mengandung gula dan sebaiknya diminum tanpa gula

Aturan pakai
  • Untuk pencegahan penyakit cukup 1 sachet per hari,
  • Bagi pasien kanker & penyakit lainnya sebaiknya 2-4 sachet / hari.
  • Sebaiknya diminum setelah makkan, tetapi tetap boleh diminum sebelum makan seperti teh lainnya.
  • MediTea aman untuk semua usia. Tidak dianjurkan penggunaan untuk anak dibawah 2 tahun, kecuali atas saran dari dokter.



Daftar pustaka
  • Yuan, J.M. 2013. Cancer prevention by green tea: evidence epidemiologic studies. Am J Clin Nutr., 98(6): 1676S-1681S.
  • Iwasaki et al., 2010. Green tea drinking and subsequent risk of breast cancer in a population to based cohort of Japanese women. Breast Cancer Res., 12(5) : R88
  • Zou et al., 2010. Green Tea Compound in Chemoprevention of Cervical Cancer. Int J Gynecol Cancer, 20(4): 617-624.
  • Hening et al., 2013. Phenolic acid concentrations in plasma and urine from men consuming green or black tea and potential chemopreventive properties for colon cancer. Mol Nutr Food Res., 57(3): 483-493.
  • Yuan, J-M, 2011. Green tea and prevention of esophageal and lung cancers. Mol Nutr Food Res, 55(6): 886-904.
  • Purwanto et al., 2010. Analysis of IFN- Concentration in Wistar Rat Blood after Oral Administration of Standardized Green tea Water Extract. Indonesian Journal of Chemistry, 10(3): 390-395
  • Purwanto D.A., Analisis Kadar O6-[H3]Metilguanin-DNA pada Kultur Hepatosit Tikus Menggunakan Liquid Scintillation CounterSetelah Pemberian (-)-Epigalokatekin Galat dari Teh Hijau. Jurnal Kedokteran Indonesia, 2(1): 5-10
  • Zhang et al., 2012. Anti Cancer Activities of Tea Epigallocatechin-3-Gallate in Breast Cancer Patients under Radiotherapy. Curr Mol Med., 12(2); 163-176.
  • Wang et al., 2014. Enhanced inhibition of prostate cancer xenograft tumor growth by combining quercetin and green tea. J Nutr Biochem., 25(1): 10.
  • Purwanto, D.A., 2000. Hambatan Inisiasi Karsinogenesis oleh (-)-Epigalokatekin Galat (EGCG) Melalui Mekanisme Peningkatan AAktivits O6-Alkil-guanin-DNA Alkiltransferase : Suatu Pendekatan Biologi Molekuler Untuk Mendapatkan Senyawa Penawar Karsinogen. Disertasi, Universitas Airlangga.

No comments:

Post a Comment

Author

authorMuhammad Huda S.Farm.,Apt Licensed Pharmacist, Drug Reviewer, Google Adsense Publisher, and SEO Marketer
Learn More ?



LIKE AND SHARE