Follow by Email

Thursday, March 30, 2017

3 Herbal Lokal Untuk Memperbaiki Daya Ingat , Satu Diantaranya Sudah Teruji Klinik

Jika di Jepang terdapat tanaman ginko biloba yang biasa dikonsumsi untuk meningkatkan daya ingat. Di Indonesiapun terdapat beberapa tanaman lokal yang mudah ditemui dan memiliki manfaat serupa untuk meningkatkan daya ingat. 3 tanaman diantaranya telah dilakukan penelitian terhadap hewan ( uji pra klinik) dan adapula yang sudah sampai pada uji klinik pada manusia.

 Berikut adalah 3 herba beserta dosis dan cara penyiapannya untuk meningkatkan daya ingat ;

1. Daun Pegagan ( Centella Asiatica Folium)
Uji klinik pada manusia
Ekstrak pegagan terstandar yang mengandung asam tanat setara 29,9 mg/g, asiatikosida 1,09 mg/g, asam asiatat 48,89 mg/g diuji aktivitas performa kognitifnya pada 28 sukarelawan sehat pria dan wanita (rata-rata usia 65 tahun) yang menerima dosis 250, 500 dan 750 mg setiap hari selama 2 bulan dan dievaluasi menggunakan computerized test battery. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak pegagan dosis 750 mg dapat meningkatkan spatial memory, picture recognition, numeric recognition dan word recognition pada 2 bulan setelah perlakuan.
Yang perlu diperhatikan ;
  •  Hati-hati penggunaan pada penderita diabetes dan hiperlipidemia, karena dilaporkan herba pegagan dapat meningkatkan gula dan lemak darah.
  • Hindari penggunaan oleh wanita hamil, anak-anak, dan hindari penggunaan berlebihan pada wanita yang menyusui
Dosis dan cara pemakaian tradisional ;
Herba pegagan kering 0,6 g ataupun seduhannya diminum sehari tiga kali

2. Daun Lampes ( Ocimi Sancti Folium)
Uji pra klinik pada hewan
Ekstrak air herba kering lampes dosis 50,100 dan 200 mg/kg BB secara peroral selama 8 hari pada mencit galur Swiss memperlihatkan aktivitas perbaikan secara signifikan terhadap amnesia akibat pemberian skopolamin (0,4 mg/kg BB) atau diazepam (1 mg/kg BB) dan penurunan daya ingat akibat
penuaan bila dibandingkan dengan kontrol. Ekstrak air herba kering lampes berpotensi dalam penanganan gangguan kognitif seperti demensia dan penyakit Alzheimer.

Dosis dan cara pemakaian tradisional ;
Dekokta 6-12 g daun lampes /hari

3. Rimpang Jahe ( Zingiberis Officinalis Rhizoma)
Uji pra klinik pada hewan
Ekstrak etanol rimpang jahe kering dosis 50 dan 100 mg/kg BB secara peroral yang diberikan selama 8 hari berturut-turut kepada tikus muda dan tua memperlihatkan bahwa dosis 100 mg/ kg BB secara signifikan meningkatkan kemampuan pembelajaran dan daya ingat pada tikus muda serta memulihkan amnesia yang diinduksi oleh diazepam (1 mg/ kg BB, intraperitoneal) dan skopolamin (0,4 mg/kg BB, intraperitoneal). Selain itu, dapat juga memperbaiki amnesia yang disebabkan penuaan alami pada tikus secara signifikan melalui peningkatan aktivitas penghambatan asetilkolinesterase otak. Mekanisme yang mendasari aktivitas ini kemungkinan dikaitkan dengan aktivitas antioksidan dan inhibisi asetilkolinesterase.

Yang perlu diperhatikan ;
  • Konsumsi tidak boleh lebih dari 6 gram rimpang kering karena berpotensi menyebabkan tukak lambung
  • Tidak disarankan mengkonsumsi jahe dalam jumlah besar ketika sedang menggunakan obat antikoagulan ( anti pembekuan darah)
  • Perlu diperhatikan untuk yang memiliki masalah pembekuan darah.
Dosis dan cara pemakaian tradisional ;
Seduh 0,5 atau 1 g serbuk jahe selama 5 menit kemudian siap diminum, dianjurkan 2-3 kali sehari. Serbuk jahe sebaiknya tidak disimpan dalam wadah plastik.

Daftar Pustaka
Barnes J, Anderson LA, Phillipson JD. Herbal Medicines: A Guide for Healthcare Professionals, 2nd ed. London: Pharmaceutical Press; 2002: p. 371-373.
Gruenwald J, BrendlerT, Jaenicke C, editors. PDR for herbal medicines, 3rd ed. New Jersey: Medical Economics Company; 2004: p.339-342.
Joshi H, Parle M. Evaluation of nootropic potential of Ocimum sanetum Linn. in mice. Indian J Exp Biol. 2006; 44:133-136.
Joshi H, Parle M.Zingiberofficinale: evaluation of its nootropic effect in mice. Afr JTrad CAM. 2006; 3(1); 64-74.
Koh HL, Chua TK, Tan CH. A Guide To Medicinal Plants, An lllustrated, Scientific and Medicinal Approach. Singapore: World Scientific Publishing; 2009:p. 44-46.
Sripanidkulchai B, Singkhoraard J. Positive modulation of cognition and mood in the healthy elderly volunteer following the administration of Centella asiatica. J of Ethnopharmacol. 2008; 116(2); 325-332.
Wattanathorn J, Mator L, Muchimapura S, Tongun T, Pasuriwong O, Piyawatkul N, Yimtae K, WHO monograph on selected medicinal plants. Volume 2. Geneva: World HealthOrganization; 2002: p. 206-216.

By Muhammad Huda S.Farm.,Apt
Last Edited 31/03/2017



No comments:

Post a Comment

Author

authorMuhammad Huda S.Farm.,Apt Licensed Pharmacist, Drug Reviewer, Google Adsense Publisher, and SEO Marketer
Learn More ?



LIKE AND SHARE