Follow by Email

Wednesday, March 29, 2017

Membuat Inhalasi Minyak Kayu Putih Untuk Meringankan Gangguan pernafasan

Minyak kayu putih sangat familiar di kehidupan sehari-hari sebagai obat oles untuk meringankan gatal-gatal dikulit akibat gigitan serangga, untuk meredakan kembung masuk angin dengan dioles diperut, dan untuk meringankan pusing-pusing dengan dioles di kening. Intinya sangat familiar sebagai obat oles apapun jenis keluhannya.
Perlu diketahui salah satu kegunaan minyak kayu putih adalah dapat dibuat obat inhalasi (obat yang dihirup melalui pernafasan) untuk meringankan gejala batuk pilek baik. Selain itu karena memiliki sifat antivirus, antibakteri, dan pelega pernafasan sehingga cocok juga digunakan untuk meringankan infeksi pernafasan dan astma.

Kandungan dan data klinik
Komponen yang terkandung dalam minyak kayu putih antara lain ; 1,8-sineol (paling dominan), (alfa)-pinene, (alfa)-flandren, p-simene, tanin, turunan asam ursolat, kuersetin, kuersitrin, rutin. simplisia memiliki efek antiseptik, antispasmodik, ekspektoran, anti inflamasi ringan, antibakteri, antifungi, dan antivirus.

Cara menggunakan minyak kayu putih untuk inhalasi
  • Siapkan wadah berupa mug atau gelas bersih
  • Isi wadah dengan air hangat (masih beruap) sejumlah 10 ml- 20 ml
  • Masukan minyak kayu putih 5-12 tetes kedalam gelas 
  • Hirup perlahan uap yang dihasilkan melalui mulut dan hidung
  • Hindari mata terkena uang karena akan terasa sedikit perih
Daftar Pustaka
Mun'im Abdul dan Hanani Endang. 2011. Fitoterapi Dasar. Dian Rakyat. Depok 
Sadlon Angela E., ND, and Lamson Davis W., MS, ND., 2010. Immune-Modifying and Antimicrobial Effects of Eucalyptus Oil and Simple Inhalation Devices. Alternative Medicine Review

By Muhammad Huda S.Farm.,Apt
Last Edited 29/03/2017

No comments:

Post a Comment

Author

authorMuhammad Huda S.Farm.,Apt Licensed Pharmacist, Drug Reviewer, Google Adsense Publisher, and SEO Marketer
Learn More ?



LIKE AND SHARE