Follow by Email

Saturday, April 22, 2017

Kenapa Foredi Gel tidak tersedia di Apotek, Apakah Karena Tidak Memenuhi Persyaratan ?

Apotek atau instalasi farmasi (jika di klinik/rumah sakit) merupakan satu-satunya sarana paling resmi untuk menyalurkan produk farmasi kepada pasien atau masyarakat, baik dalam rangka swamedikasi maupun pelayanan atas dasar resep dokter. Tempat ini merupakan tempat praktek oleh salah satu profesi yaitu Apoteker untuk menjamin kualitas, khasiat, dan keamanan produk farmasi bagi pasien atau masyarakat.


Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh suatu produk farmasi ( obat, kosmetik, suplemen ) agar dapat diedarkan melalui apotek, yaitu kualitas, khasiat, keamanan dan legalitas / status registrasi produk farmasi di BPOM RI. Sehingga semua produk yag dapat disaurkan melalui apotek berarti telah terjamin kualitas, khasiat, keamanan dan legalitasnya.

Lalu bagaimana dengan Foredi ?



Mungkin banyak dari masyarakat yang mencari produk ini di Apotek namun tidak tersedia. Pertanyaannya adalah apakah produk ini tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak dapat disalurkan melalui Apotek ?.

Foredi merupakan produk herbal dengan status jamu, yaitu klaim khasiat berdasarkan bukti empiris dan dijamin keamanannya. Formula dikembangkan dari ramuan tradisional yang berasal dari banten, Indonesia sehingga dapat dikategorikan sebagai bukti empiris ( khasiat terbukti turun temurun). Produk Foredi Gel diproduksi dengan menerapkan CPOTB ( Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ), dan telah mendapatkan ijin BPOM sebagai obat tradisional yaitu POM.TR 132 673 781 sehingga persyaratan kualitas dan legalitaspun telah terpenuhi. 

Alasan Foredi tidak ditemui di Apotek adalah kebijakan perusahaan yang mererapkan strategi pemasaran jaringan untuk produknya ,hanya menerima transaksi langsung melalui member distributor , dan melarang penjualan melalui toko, toko obat, apotek, supermarket dan kios kecuali tempat yang ditunjuk ABE. 

Jadi foredi merupakan produk herbal dengan status jamu yang legal dan memenuhi persyaratan untuk dapat disalurkan melalui Apotek. Namun memang kebijakan strategi perusahaan saja yang tidak membolehkan penyaluran melalui apotek , namun disalurkan secara eksklusif melalui member distributor yang terdaftar. 

No comments:

Post a Comment

Author

authorMuhammad Huda S.Farm.,Apt Licensed Pharmacist, Drug Reviewer, Google Adsense Publisher, and SEO Marketer
Learn More ?



LIKE AND SHARE